Bengawan Solo Purba diprediksi oleh peneliti mengalir ke selatan menuju ke Samudera Hindia sekitar 4 juta tahun yang lalu. Adanya gerakan tektonik lempeng Australia yang menghujam ke bawah, membuat Lempeng Eurasia yang bobotnya lebih ringan, menjadi terangkat keatas.

Akibatnya Bengawan Solo yang awalnya mengalir ke selatan, kemudian terbendung oleh pengangkatan tersebut. akhirnya alirannya berubah menjadi ke utara menuju Laut Jawa melewati jalur lipatan Pegunungan Kendeng dan Pegunungan Rembang, seperti saat sekarang ini.

Lokasi Bengawan Solo Purba ini salah satunya berada di Wilayah Kecamatan Pracimantoro. Dari situ, jika ditelusuri sampai hilir, maka lembah Bengawan Solo Purba akan sampai di Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, DIY.

Lembah Bengawan Solo Purba memiliki panorama alam yang asri dengan deretan pegunungan menjulang tinggi di samping kanan-kiri lembah. Tampak pula beberapa gua kecil di pegunungan itu yang dulunya diprediksi merupakan tempat tinggal manusia purba.

Bekas aliran Bengawan Solo Purba ini  menjadi lahan yang subur. Banyak warga yang memanfaatkannya untuk berdomisil dan bercocok tanam.

Lokasi ini bisa dijadikan obyek wisata minat khusus bidang pendidikan. Sebab, disekitar wilayah ini  banyak lokasi yang bisa dijadikan penelitian ataupun pelajaran sejarah kehidupan purbakala. Selain itu lokasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk wisata agro.

Bengawan Solo Purba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *